Seminar Mutu Batch 9 IIM Surakarta: Saatnya Kurikulum Diramu Ulang, Bukan Sekadar Direvisi
Seminar Mutu Batch 9 IIM Surakarta: Saatnya Kurikulum Diramu Ulang, Bukan Sekadar Direvisi

Kamis, 26 Februari 2026 – Suasana di Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta terasa lebih dinamis dari biasanya. Seminar Mutu Batch 9 resmi digelar dengan mengangkat tema Review Dokumen Kurikulum Program Studi—sebuah agenda penting yang bukan hanya soal dokumen, tetapi soal masa depan lulusan.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd membawakan materi dengan gaya yang lugas, tajam, dan membumi. Beliau menegaskan bahwa kurikulum tidak boleh stagnan. Dunia berubah cepat, kebutuhan industri bergerak dinamis, dan kampus tidak boleh tertinggal.
“Kurikulum tidak boleh berjalan sendiri. Ia harus menjadi turunan langsung dari visi dan misi. Jika visi kita ingin melahirkan lulusan unggul dan berkarakter, maka seluruh struktur kurikulum—mulai dari capaian pembelajaran hingga mata kuliah—harus mencerminkan arah itu,” tegasnya.
Diskusi berlangsung hidup. Pertanyaan demi pertanyaan mengalir, membahas capaian pembelajaran, penyelarasan profil lulusan, hingga integrasi nilai keislaman dalam desain pembelajaran yang lebih kontekstual dan visioner.
Rektor IIM Surakarta, Dr. Edy Muslimin, S. Ag, MSI, dalam sambutannya menyampaikan analogi yang langsung mencuri perhatian peserta. Beliau mengibaratkan review kurikulum seperti seorang koki yang sedang meracik hidangan istimewa.
“Review kurikulum itu seperti koki yang meramu masakan. Bahannya harus berkualitas, takarannya pas, dan racikannya harus sesuai selera zaman. Kalau asal campur, rasanya hambar. Tapi kalau diramu dengan visi dan strategi, hasilnya bisa jadi sajian terbaik,” ungkap beliau dengan penuh semangat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kurikulum bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan “resep utama” dalam mencetak generasi unggul. Setiap mata kuliah adalah bahan, setiap capaian pembelajaran adalah rasa, dan setiap lulusan adalah hasil akhir yang akan dinilai oleh masyarakat.
Seminar Mutu Batch 9 ini menjadi momentum refleksi sekaligus akselerasi. IIM Surakarta menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mengikuti standar, tetapi melampauinya. Karena di era kompetisi global, kurikulum yang kuat bukan pilihan—melainkan keharusan.
Dan di sinilah semuanya dimulai: dari ruang seminar, dari diskusi yang serius namun penuh energi, menuju transformasi kurikulum yang lebih relevan, adaptif, dan berdaya saing.
Survei Kepuasan LPM
Informasi dan data diri bersifat rahasia dan tidak mempengaruhi diri anda.




















Surakarta, 19 Mei 2025 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta akan mengadakan Seminar Mutu bertajuk “In House Training Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcomes Based Education (OBE)” pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Aula IIM Surakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis IIM Surakarta dalam memastikan seluruh dosen memiliki keterampilan menyusun RPS yang selaras dengan Panduan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) 2024 yang diterbitkan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para dosen IIM Surakarta mampu menghasilkan RPS yang lebih terstandar, relevan dengan kebutuhan mahasiswa, dan mendukung visi kampus dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan masyarakat.









